1. Fitrah belajar sebenarnya sudah ada dalam diri kita sejak lahir dan terus berkembang selama kita hidup. Tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga buat orang tua. Belajar tidak melulu soal kecerdasan atau akademik, tapi lebih ke dorongan alami untuk terus penasaran, bertanya, dan memahami dunia di sekitar kita. Tantangan bagi orang tua adalah bagaimana caranya kita bisa membangkitkan lagi fitrah belajar yang sudah lama tenggelam, supaya kita bisa bantu anak-anak tumbuh dengan semangat yang sama.
2. Kadang kita terlalu fokus memikirkan bagimana anak2 belajar, sampai lupa kalau proses belajar kita sebagai orang tua juga penting banget. Kita juga punya fitrah belajar yang harus dihidupkan lagi. Kalau kita bisa menghidupkan rasa penasaran dan semangat belajar dalam diri kita, itu jadi kunci kita untuk bisa lebih baik mendampingi anak-anak dalam proses belajar.
3. Yang perlu kita sadari adalah jika kita sendiri merasakan serunya belajar hal2 baru, itu akan membuat kita lebih paham bagaimana cara anak kita belajar. Kita jadi lebih peka terhadap minat dan rasa ingin tahu mereka & pastinya lebih sabar dalam mendampingi mereka di setiap prosesnya.
4. Anak2 cenderung meniru apa yang mereka lihat. Kalau mereka lihat kita aktif belajar & senang dengan prosesnya, mereka juga akan terinspirasi. Belajar akan jadi sesuatu yang seru dan menarik buat mereka, bukan cuma kewajiban yang membosankan. Rasa ingin tahu mereka pun tumbuh alami, tanpa perlu kita paksa-paksa.
5. Kesalahan umum yg sering terjadi adalah kita berpikir bahwa belajar itu harus selalu formal & terstruktur. Padahal fitrah belajar itu mengajarkan kita untuk memberi anak kebebasan dalam belajar. Dengan begitu mereka bisa lebih mandiri dalam mencari tahu. Malahan ini bisa jadi momen seru buat keluarga belajar bareng2, diskusi, dan menemukan hal-hal baru.
6. Sebagai orang tua, kita juga harus terus belajar untuk memberi anak ruang untuk belajar mandiri. Mereka butuh kebebasan mengeksplorasi dunia dengan cara mereka sendiri. Tugas kita di sini sebagai orang tua adalah mendampingi, bukan mengontrol/ menyetir. Kalau fitrah belajar kita sendiri terus hidup, kita bisa menciptakan lingkungan yang fleksibel dimana anak2 bisa bebas mencoba, berbuat salah, dan belajar dari kesalahan mereka.
7. Finally proses merawat fitrah belajar ini tidak hanya membuat anak2 berkembang, tapi juga kita sebagai orang tua terus tumbuh. Jadi teladan dalam belajar itu tidak hanya soal ngajarin anak baca buku, tapi lebih pada menunjukkan bahwa belajar adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Bagian dari apa yang membuat kita menjadi manusia.
-Ahad, 22 Sept 2024-
Perkuliahan Orang Tua Ilalang
Tema : Merawat Fitrah Belajar
Oleh : Pak Tomy

Leave A Comment