Beberapa bulan lalu mencoba untuk merealisasikan proyek kolaborasi antara aku sama Teh Kiki. nama proyeknya SABUMI artinya sayangi bumi, asbun banget ini emang pas bikin. Lebih dari itu, proyek ini memang isinya tentang kita yang mencoba langkah kecil untuk save earth dengan bikin produk yang gentle untuk bumi; sabut dan sabun. 2 kata sabu yang menjadi dasar untuk produk SABUmi hehe✌️
Btw, sabun yang di buat base ingredientsnya adalah minyak jelantah yang sudah difilter pakai arang. yea as we know lah ya, arang bisa jadi alat filtrasi untuk menghilangang aroma, warna, dan zat asing. Kenapa pakai minyak jelantah? Kan bisa pakai minyak zaitun yang bikin tangan lembut(?) Selain alasan ekonomis, kita pakai asas dibung sayang, ngada-ngada banget emang.
Enggak gitu maksudnya, coba deh kita intip dulu Firman Allah yang mengatakan bahwa “Allah menciptakan bumi dan langit serta pergantian siang malam sebagai tanda agar manusia berpikir dan akhirnya beriman dan bersaksi bahwa Allah nggak menciptakan sesuatu yang akhirnya menjadi sia-sia”. Al Imran 190-191.
Begitupun minyak jelantah ini, disamping minyak sayur lagi mahal, dan kalau residunya dibuang ke tanah malah bikin bahaya mikroorganisme tanah. Di buang ke air, ya malah bikin mati mikroorganisme air. Nah! hal tersebutlah yang melatarbelakangi pembuatan sabun minyak jelantah ini.
Next proses. Setelah di filter, tambahkan NaOH sebagai zat pemadat dan agar sabunnya menghasilkan busa. Perlu nunggu 30 hari untuk sabunnya bisa di pakai. Biar apa? Iya, biar zat dari NaOHnya menguap dan sabun yang dipakai nggak buat iritasi tangan pengguna.
Oh iya si sabunnya ini bisa di pakai untuk cuci piring, lap kotor, sandal, sepatu, baju, even motor haha. Nah si sabut ini kepake banget buat gantiin spons cuci piring, cuci sandal dan cuci motor atauu bersihin lantai kamar mandi, pokoknya bikin bersih-bersih jadi happy????????????????
FAQ,
Sabunnya nggak berminyak? Kan dari minyak jelantah? Enggak ya, kan sudah dicampur NaOH.
Aromanya bau nggak? Enggak kan sudah difilter arang, btw bisa kok ditambah wewangian kaya sereh, citrus tapi belum berhasil di aku, mungkin jumlahnya belum memenuhi standar kalkulasi pembuatan sabun, jadi si aromanya belum keluar. Atau caranya belum betul. Bisa jadi ☺️
Sabunnya berbusa nggak? Busanya banyak nggak? Selama aku, Kiki dan anak Ilalang pakai alhamdulillah memenuhi standar busa yang kami inginkan. (Biasanya ibu-ibu kalau nggak berbusa nggak seru katanya).
Kelemahan pembuatan sabun dari minyak jelantah ini adalah prosesnya lamaaaa. Tapi dari proses itu kita jadi belajar untuk lebih sabar dan lebih menghargai apa yang dipunya, akhirnya nggak buang-buang sabun. Tapi, benefitnya adalah proyek Ini bisa banget jadi alternatif untuk kita yang lagi menghindari produk-produk pro !sr43l. Makin pro deh kita dalam memboikot produk mereka.
Serunya lagi, satu resep sabun ini bisa memenuhi kebutuhan @ilalang School untuk dua pekan. Lumayan banget mengurangi budget beli sabun????
Catatan Proyek Fasilitator
Teh Vidi

Leave A Comment