Dalam Islam Misi pendidikan hakikatnya sama dengan misi penciptaan manusia. Manusia memiliki tugas mulia sebagai wakil Tuhan diatas muka bumi.
Misi pendidikan dalam Islam tertulis dalam Al Quran
{ وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةٗۖ قَالُوٓاْ أَتَجۡعَلُ فِيهَا مَن يُفۡسِدُ فِيهَا وَيَسۡفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۖ قَالَ إِنِّيٓ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ }
[Surah Al-Baqarah: 30]
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalīfah di bumi.”Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Tugas pendidikan dalam Islam bukan menjadikan anak mendapatkan profesi tertentu, sekedar bekerja dan berpenghasilan.
Namun Allah menyebutkan misi utama bagi manusia adalah sebagai Khalifah.
Seperti apakah Khalifah itu?, Kita bisa membaca pertanyaan malaikat kepada Allah, bahwa akan terjadi kerusakan dan pertumpahan darah. Tapi sungguh saat malaikat bertanya hakikatnya mereka benar-benar tidak mengetahuinya, malaikat tidak Allah ciptakan untuk mengelola data dan menarik kesimpulan.
قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
[Surah Al-Baqarah: 32]
Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
Sungguh Allah menyampaikan sebaliknya, bahwa seorang Khalifah itu bertugas sebagai pemakmur bumi dan menjaga perdamaian.
Maka pendidikan Islam seharusnya mampu mengantarkan anak menjadi seorang Khalifah, seorang pemakmur, pemelihara bumi dan pencipta perdamaian.
Saat misi pendidikan Islam itu hanya sekedar mengantarkan anak siap bekerja apalagi berdaya saing, sungguh berarti telah menyimpang dari misi pendidikan Islam.
Lihatlah fakta fakta kerusakan yang terjadi, cuaca yang semakin panas efek pemanasan global yang salah satunya berasal dari Industri peternakan. Banjir rutin dimana mana bahkan bukan hanya di perkotaan, tapi sudah sampai ke desa desa. Pengerusakan hutan, kekurangan sumber air bersih, belum lagi tontonan perkelahian yang semakin tajam, berbeda sedikit bisa saling berkelahi.
Sedangkan hari ini kita tidak kekurangan orang pintar, para sarjana, cendikiawan yang berlimpah, tapi tontonan perkelahian itu kok malah diperlihatkan dari orang yang dianggap tinggi Ilmunya. Pengerusakan itu banyak dilakukan oleh orang yang dia sendiri belajar tentang ilmu tersebut di kampus kampusnya.
***
Menyadarkan anak tentang tugasnya sebagai Khalifah di bumi ini salah satunya dengan mendekatkan mereka pada realitas kehidupannya, hidupnya harus terhubung dengan alamnya dan masyarakatnya.
Hari ini banyak anak yang terputus dan tidak sadar terhadap lingkungannya karena terlalu asik dengan dunia maya.
Keseriusan pada realitas dunianya tergerus dengan keseriusannya di dunia maya.
Padahal sebenarnya setiap anak sejak kecil senang terhubung dengan air, tanah, pohon, temannya, masjidnya, dst jika mereka terlepas dari gadgetnya.
Mari kita kuatkan kembali, karena tugas pendidikan bagi anak anak kita bertujuan menjadikan merekak sebagai Khalifah di bumi.
Wallahualam

Leave A Comment