Sesi refleksi diri sambil ngobrol santai, setiap anak disampaikan kekuatan yang muncul dalam diri mereka oleh fasilitator, ada yang baik dalam mengayomi teman teman, suka menanam, suka binatang liar, banyak tanya, senang berbagi, tangannya terampil urusan dapur dst.
Pun sebaliknya para fasil juga mendapat input tentang kekuatan dari anak anak. Tiba anak ini menyampaikan kekuatan yang dimiliki fasilitator, “Teh kiki masakannya enak, teh Vidi baik, tenang…. Klo pa Apri mah panti asuhan
“….
Entahlah sepertinya mungkin ini kiasan, suka mengasuh anak anak
atau bisa juga doa suatu saat punya panti asuhan… hihihi. Btw… semoga ini bagian dari dari cara Allah memberi isyarat dan menunjukkan nikmatNya berupa potensi untuk lebih semangat lagi melakukan coaching dan guiding untuk anak-anak dan pemuda.
***
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Artinya: Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).
Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa, “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku temasuk orang-orang yang berserah diri.(QS: Al Ahqaf: 15)
***
Semoga bisa menyelesaikan tugas sampai akhir hayat:
“Membantu anak-anak dan pemuda menemukan potensinya dan melatihnya agar tiba aqil baligh sesuai waktunya”
Abah Apri

Leave A Comment