Tidak ada produk Allah yang gagal, semua memiliki fungsi dan perannya masing-masing. Bahkan yang kita anggap terpinggirkan, memiliki manfaat yang sangat besar. Allah menciptakan Rawa yang berada dipinggiran ternyata banyak manfaatnya, misalnya untuk mencegah terjadinya abrasi oleh air laut, untuk memperbaiki kualitas udara dsb.
Tanaman bunga yang bisa hidup dipinggiran mampu menarik perhatian lebah membantu proses penyerbukan. Legum-leguman di daerah terasering untuk menjaga/ menahan tanah dari erosi.
Bahkan pasar tradisional yang terpinggirkan adalah penopang ekonomi negara yang paling kuat.Di pinggir pinggir tumpukan sisa sayuran juga adalah harta Karun yang sangat sangat berharga, dari yang kita anggap limbah itu sebenarnya punya fungsi menyuburkan tanah.
***
Diawal awal memulai menjelajah ke pasar ini bukan pekerjaan yang sederhana, para Fasil perlu memberikan alasan mengapa kita perlu mengambil sisa sisa sayur ini. Namun Alhamdulillah seiring waktu mulai terlihat sat set… Diawal awal juga banyak orang merasa aneh melihat anak anak ini yang asruk asrukan (bahasa Sunda) ke dalam pasar. Tapi hari ini banyak orang yang memberi support untuk mereka. “Ga pa pa tangan kotor, yang penting jangan hati yang kotor” Kata salah seorang pedagang di pasar.
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Al Imran :191)

Leave A Comment