Sebaik baik pendidik adalah Allah SWT, Dialah yang memberikan banyak tanda tanda dalam setiap momen dan kejadian dalam hidup di bumi ini.
Keyakinan akan “ikut serta” Allah dalam mendidik adalah sesuatu yang harus kuat kita yakini. Iblis terus menerus akan menggoda anak kita untuk mengambil jalan Fujur, tapi Allah juga menugaskan malaikat untuk menjaga anak anak kita, baik secara psikis bahkan fisik.
Kehidupan memang terlihat keras, tapi sungguh Allah tundukkan apa apa yang ada di langit dan bumi untuk kita.
{ أَلَمۡ تَرَوۡاْ أَنَّ ٱللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ وَأَسۡبَغَ عَلَيۡكُمۡ نِعَمَهُۥ ظَٰهِرَةٗ وَبَاطِنَةٗۗ وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَٰدِلُ فِي ٱللَّهِ بِغَيۡرِ عِلۡمٖ وَلَا هُدٗى وَلَا كِتَٰبٖ مُّنِيرٖ }
[Surat Luqman: 20]
Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa kitab yang memberi penerangan.
Karena pikiran kita tentang kehidupan itu keras, malah banyak orang tua menjauhkan anaknya dari bumi. Mereka takut terjadi apa apa dengan anaknya, takut terluka, takut berdarah, takut stres, takut kena mental, takut di bully dst.
Sungguh Allah memberikan kelebihan pada anak yang rumahnya di pinggir jalan raya, Allah juga memberikan kelebihan pada anak yang tinggal di pinggir laut, pinggir sungai, hutan, tengah kota dst. Mereka akan banyak belajar dari tempat mereka tinggal.
Bumi ini memang negeri ujian, tempatnya cobaan, menjauhkan anak pada realitas kehidupan di bumi, sama saja mengkebiri kelebihan kelebihan mereka. Lewat ujian dan cobaan itulah anak akan tangguh dan mengenal dirinya.
Mensterilkan mereka sejak kecil, malah menjadikan mereka dewasa nanti imunnya jadi lemah. Mudah insecure, mudah kecewa, tidak bisa diajak kerjasama, tidak punya daya juang dll.
Kehidupan memang keras tapi bisa dikendalikan, kehidupan memang keras tapi bumi ini lembut.
Terakhir ayah bunda, jangan wariskan ketakutan yang berlebihan itu pada anak.
Cukup ajarkan doa pada mereka saat berinteraksi dengan bumi dan kehidupannya.
بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لَايَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى لْأَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Artinya :
Dengan nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak celaka sesuatupun yang ada di bumi dan di langit. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّمَاخَلَقَ
Artinya :
Aku berlindung dengan Kalimatullah yang sempurna, dari kejahatan (makhluk) yang Dia ciptakan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Artinya :
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dan sifat pengecut dan bakhil, dan dari tekanan hutang dan kesewenang – wenangan orang.
Wallahualam

Leave A Comment